Rabu, 20 November 2013
Rabu, 30 Oktober 2013
Angka Romawi
gampang-prawoto.blogspot.com.
Untuk angka yang lebih besar (≥5.000), sebuah garis ditempatkan di atas simbol indikator perkalian dengan 1.000.
Angka Romawi sangat umum digunakan sekarang ini, antara lain digunakan di jam, bab buku, penomoran sekuel film, penomoran seri event olahraga seperti Olimpiade.
Cara mudah untuk menuliskan angka yang besar dalam angka Romawi ialah
dengan menuliskan ribuan terlebih dahulu, ratusan, puluhan kemudian
satuan.
Contoh: angka 1988.
Seribu adalah M, sembilan ratus adalah CM, delapan puluh adalah LXXX, delapan adalah VIII.
Digabung: MCMLXXXVIII (ⅯⅭⅯⅬⅩⅩⅩⅤⅠⅠⅠ).
I = 1
I = 1
II = 2
III = 3
IV = 4
V = 5
VI = 6
VII = 7
VIII = 8
IX = 9
X = 10
XX = 20
XXX = 30
XL = 40
IL = 49
L = 50
LX = 60
LXX = 70
LXXX = 80
XC = 90
VC = 95
IC = 99
C = 100
CD = 400
D = 500
DCL = 650
CM = 900
LM = 950
M = 1000
MCM = 1900
gampang-prawoto.blogspot.com
Angka Romawi
Angka Romawi atau Bilangan Romawi adalah sistem penomoran yang berasal dari Romawi kuno. Sistem penomoran ini memakai huruf latin untuk melambangkan angka numerik:| Simbol | Hasil |
|---|---|
| I | 1 (satu) (unus) |
| V | 5 (lima) (quinque) |
| X | 10 (sepuluh) (decem) |
| L | 50 (lima puluh) (quinquaginta) |
| C | 100 (seratus) (centum) |
| D | 500 (lima ratus) (quingenti) |
| M | 1.000 (seribu) |
| Simbol | Hasil |
|---|---|
| V | 5.000 (lima ribu) |
| X | 10.000 (sepuluh ribu) |
| L | 50.000 (lima puluh ribu) |
| C | 100.000 (seratus ribu) |
| D | 500.000 (lima ratus ribu) |
| M | 1.000.000 (satu juta) |
Tabel angka Romawi
Berikut adalah tabel angka Romawi:| Romawi | Alternatif | Arab | Catatan | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| tidak ada | tidak ada | 0 | Tidak diperlukan. | ||||||||
| I | Ⅰ | 1 | |||||||||
| II | ⅠⅠ (atau Ⅱ) | 2 | |||||||||
| III | ⅠⅠⅠ (atau Ⅲ) | 3 | |||||||||
| IV | ⅠⅤ (atau Ⅳ) | 4 | IIII Masih Digunakan Untuk Jam | ||||||||
| V | Ⅴ | 5 | |||||||||
| VI | ⅤⅠ (atau Ⅵ) | 6 | |||||||||
| VII | ⅤⅠⅠ (atau Ⅶ) | 7 | |||||||||
| VIII | ⅤⅠⅠⅠ (atau Ⅷ) | 8 | |||||||||
| IX | ⅠⅩ (atau Ⅸ) | 9 | |||||||||
| X | Ⅹ | 10 | |||||||||
| XI | ⅩⅠ (atau Ⅺ) | 11 | |||||||||
| XII | ⅩⅠⅠ (atau Ⅻ) | 12 | |||||||||
| XIII | ⅩⅠⅠⅠ | 13 | |||||||||
| XIV | ⅩⅠⅤ | 14 | |||||||||
| XV | ⅩⅤ | 15 | |||||||||
| XIX | ⅩⅠⅩ | 19 | |||||||||
| XX | ⅩⅩ | 20 | |||||||||
| XXX | ⅩⅩⅩ | 30 | |||||||||
| XL | ⅩⅬ | 40 | |||||||||
| L | Ⅼ | 50 | |||||||||
| LX | ⅬⅩ | 60 | |||||||||
| LXX | ⅬⅩⅩ | 70 | |||||||||
| LXXX | ⅬⅩⅩⅩ | 80 | |||||||||
| XC | ⅩⅭ | 90 | |||||||||
| C | Ⅽ | 100 | |||||||||
| CC | ⅭⅭ | 200 | |||||||||
| CD | ⅭⅮ | 400 | |||||||||
| D | Ⅾ | 500 | |||||||||
| DCLXVI | ⅮⅭⅬⅩⅤⅠ | 666 | Menggunakan setiap simbol utama. | ||||||||
| CM | ⅭⅯ | 900 | |||||||||
| M | Ⅿ | 1000 | |||||||||
| MCMXLV | ⅯⅭⅯⅩⅬⅤ | 1945 | |||||||||
| MCMXCIX | ⅯⅭⅯⅩⅭⅠⅩ | 1999 | |||||||||
| MM | ⅯⅯ | 2000 | |||||||||
| MMM | ⅯⅯⅯ | 3000 | |||||||||
| MMMM | ⅯⅯⅯⅯ | 4000 |
| ||||||||
| |||||||||||
| I diikuti dengan dua buah C terbalik. |
Contoh: angka 1988.
Seribu adalah M, sembilan ratus adalah CM, delapan puluh adalah LXXX, delapan adalah VIII.
Digabung: MCMLXXXVIII (ⅯⅭⅯⅬⅩⅩⅩⅤⅠⅠⅠ).
I = 1
II = 2
III = 3
IV = 4
V = 5
VI = 6
VII = 7
VIII = 8
IX = 9
X = 10
XX = 20
XXX = 30
XL = 40
IL = 49
L = 50
LX = 60
LXX = 70
LXXX = 80
XC = 90
VC = 95
IC = 99
C = 100
CD = 400
D = 500
DCL = 650
CM = 900
LM = 950
M = 1000
MCM = 1900
gampang-prawoto.blogspot.com
Kamis, 17 Oktober 2013
Enam Negara Memakai Bahasa Jawa
gampang-prawoto.blogspot.com
Negara-negara Bahasa Jawa
Bahasa Jawa merupakan bahasa yang dipergunakan oleh sebagian besar
penduduk di pulau jawa bagian tengah dan timur yang mencakup provinsi
jawa tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa timur, yang merupakan
bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Namun demikian di luar ketiga provinsi tersebut terdapat beberapa tempat yang menggunakan bahasa jawa meskipun tidak menggunakan dielag jawa secara keceluruhan (sudah bercampur dengan bahasa lokal dan bahasa Indonesia) yaitu di pesisir utara jawa barat, lampung (sebagian adalah transmigran dari jawa).
Dan ternyata selain di Indonesia, terdapat pula negara lain yang menggunakan bahasa jawa, ada yang menggunakan bahasa jawa sebagai bahasa ibu ada juga yang menggunakan nya sebagai bahasa dialeg lokal.
1. Republik Suriname

Republik Suriname (Surinam) dulu bernama Guyana Belanda atau Guiana Belanda adalah sebuah negara di Amerika Selatan dan merupakan bekas jajahan Belanda.
Negara ini berbatasan dengan Guyana Perancis di timur dan Guyana di barat. Di selatan berbatasan dengan Brasil dan di utara dengan Samudra Atlantik. Di Suriname tinggal sekitar 75.000 orang Jawa dan dibawa ke sana dari Hindia-Belanda antara tahun 1890-1939. Suriname merupakan salah satu anggota Organisasi Konferensi Islam.
2. Singapura

Sejumlah orang Jawa didatangkan ke Singapura sejak 1825 [Johari, 1965]. Mereka berasal dari Jawa Tengah, dan mereka dipekerjakan sebagai buruh di perkebunan karet, jalur kereta api dan konstruksi jalan raya. Kampong Jawa, di tepi sungai Rochor, adalah tempat pemukiman pertama orang Jawa di Singapura. Selain Kampong Jawa, Kallang Airport Estate dikenal sebagai tempat pemukiman orang Jawa juga. Di Kallang, mereka hidup berdampingan dengan orang Melayu dan Cina.
3. Malaysia

Umumnya, mereka sudah berwarga negara Malaysia. Leluhur mereka datang sekitar tahun 1900 karena tekanan ekonomi. Masyarakat Jawa di Malaysia saat ini termasuk generasi ketiga dan keempat. Walaupun masih menggunakan sebagian adat dan kebudayaan Jawa, mereka sudah dianggap Melayu pribumi yang sah sesuai undang-undang Malaysia.
Yang terbanyak tinggal di Negeri Selangor, terutama di kawasan Tanjung Karang, Sabak Bernam, Kuala Selangor, Kelang, Banting, dan Sepang. Mereka masih mengekalkan beberapa unsur Jawa meski tidak total. Di Johor juga banyak, tapi yang muda-muda sudah lupa warisan leluhurnya.
Bahkan sebagian ada yang merasa malu mengakui berketurunan Jawa. Mereka sudah tidak boleh (bisa, Red.) lagi bertutur bahasa Jawa secara baik dengan unggah-ungguh dan tata krama. Ada yang mengekalkan identitas dirinya dengan mewujudkan Persatuan Anak-anak Jawa. Kegiatan keseniannya kuda kepang dan reog, walaupun tidak sehalus di Jawa.
4. Belanda

Saat Belanda menjajah Indonesia belanda mengirim orang jawa sebagai budak ke Belanda. Yang unik dalam kasus bahasa Jawa ini adalah minat orang asing terhadap bahasa atau sastra Jawa. Dan, Belanda sebagai negeri bekas penjajah Jawa ternyata menjadi gudang dari orang atau pakar yang punya minat khusus terhadap keberadaan bahasa Jawa.
Universiteit Leiden, universitas tertua di Belanda yang didirikan 1575 merupakan salah satu gudangnya. Di universitas yang didirikan Pangeran Willem van Oranje, tempat dari sekitar 17 ribu mahasiswa menimba ilmu, kita bisa melihat naskah-naskah kuno berhuruf Jawa atau sastra Jawa kontemporer yang masih terawat.
5. Kaledonia Baru

Kaledonia Baru (bahasa Perancis: Nouvelle-Calédonie) adalah sebuah negeri seberang laut milik Perancis terletak di Samudra Pasifik bagian selatan. Juga dinamai Kanaki yang dari nama penduduk asli kepulauan itu. Negara kepulauan ini telah dikuasai Perancis selain Polinesia Perancis. Status ini dikenakan sampai 1998. Namanya berasal dari bahasa Latin Skotlandia. Ibu kotanya ialah Noumea.
Daerah ini dihuni oleh sebagian suku Jawa. Dahulu orang Jawa di Kaledonia Baru menjadi kuli kontrak atau mencari kehidupan lebih baik di negeri asing. Perpindahan orang Jawa di Kaledonia juga sama dengan orang Jawa Suriname, namun kepindahan orang Jawa di Pasifik telah terhenti sejak 1949.
Jumlah penduduk Kaledonia Baru tercatat tanggal 1 September 2006, yaitu: 237.765 jiwa.
Orang Jawa di Kaledonia Baru tetap menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari, namun kini anak-anak mudanya sudah tak bisa berbahasa Jawa, hanya bisa berbahasa Perancis saja.
6. Indonesia

Sudah pasti bahasa jawa juga di gunakan di Indonesia. bahasa yang digunakan penduduk suku bangsa Jawa adalah bahasa jawa terutama di beberapa bagian Banten terutama kota Serang, kabupaten Serang, kota Cilegon dan kabupaten Tangerang, Jawa Barat khususnya kawasan Pantai utara terbentang dari pesisir utara Karawang, Subang, Indramayu, kota Cirebon dan kabupaten Cirebon, Yogyakarta, Jawa Tengah & Jawa Timur di Indonesia.
Negara-negara Bahasa Jawa
Namun demikian di luar ketiga provinsi tersebut terdapat beberapa tempat yang menggunakan bahasa jawa meskipun tidak menggunakan dielag jawa secara keceluruhan (sudah bercampur dengan bahasa lokal dan bahasa Indonesia) yaitu di pesisir utara jawa barat, lampung (sebagian adalah transmigran dari jawa).
Dan ternyata selain di Indonesia, terdapat pula negara lain yang menggunakan bahasa jawa, ada yang menggunakan bahasa jawa sebagai bahasa ibu ada juga yang menggunakan nya sebagai bahasa dialeg lokal.
1. Republik Suriname

Republik Suriname (Surinam) dulu bernama Guyana Belanda atau Guiana Belanda adalah sebuah negara di Amerika Selatan dan merupakan bekas jajahan Belanda.
Negara ini berbatasan dengan Guyana Perancis di timur dan Guyana di barat. Di selatan berbatasan dengan Brasil dan di utara dengan Samudra Atlantik. Di Suriname tinggal sekitar 75.000 orang Jawa dan dibawa ke sana dari Hindia-Belanda antara tahun 1890-1939. Suriname merupakan salah satu anggota Organisasi Konferensi Islam.
2. Singapura

Sejumlah orang Jawa didatangkan ke Singapura sejak 1825 [Johari, 1965]. Mereka berasal dari Jawa Tengah, dan mereka dipekerjakan sebagai buruh di perkebunan karet, jalur kereta api dan konstruksi jalan raya. Kampong Jawa, di tepi sungai Rochor, adalah tempat pemukiman pertama orang Jawa di Singapura. Selain Kampong Jawa, Kallang Airport Estate dikenal sebagai tempat pemukiman orang Jawa juga. Di Kallang, mereka hidup berdampingan dengan orang Melayu dan Cina.
3. Malaysia

Umumnya, mereka sudah berwarga negara Malaysia. Leluhur mereka datang sekitar tahun 1900 karena tekanan ekonomi. Masyarakat Jawa di Malaysia saat ini termasuk generasi ketiga dan keempat. Walaupun masih menggunakan sebagian adat dan kebudayaan Jawa, mereka sudah dianggap Melayu pribumi yang sah sesuai undang-undang Malaysia.
Yang terbanyak tinggal di Negeri Selangor, terutama di kawasan Tanjung Karang, Sabak Bernam, Kuala Selangor, Kelang, Banting, dan Sepang. Mereka masih mengekalkan beberapa unsur Jawa meski tidak total. Di Johor juga banyak, tapi yang muda-muda sudah lupa warisan leluhurnya.
Bahkan sebagian ada yang merasa malu mengakui berketurunan Jawa. Mereka sudah tidak boleh (bisa, Red.) lagi bertutur bahasa Jawa secara baik dengan unggah-ungguh dan tata krama. Ada yang mengekalkan identitas dirinya dengan mewujudkan Persatuan Anak-anak Jawa. Kegiatan keseniannya kuda kepang dan reog, walaupun tidak sehalus di Jawa.
4. Belanda

Saat Belanda menjajah Indonesia belanda mengirim orang jawa sebagai budak ke Belanda. Yang unik dalam kasus bahasa Jawa ini adalah minat orang asing terhadap bahasa atau sastra Jawa. Dan, Belanda sebagai negeri bekas penjajah Jawa ternyata menjadi gudang dari orang atau pakar yang punya minat khusus terhadap keberadaan bahasa Jawa.
Universiteit Leiden, universitas tertua di Belanda yang didirikan 1575 merupakan salah satu gudangnya. Di universitas yang didirikan Pangeran Willem van Oranje, tempat dari sekitar 17 ribu mahasiswa menimba ilmu, kita bisa melihat naskah-naskah kuno berhuruf Jawa atau sastra Jawa kontemporer yang masih terawat.
5. Kaledonia Baru

Kaledonia Baru (bahasa Perancis: Nouvelle-Calédonie) adalah sebuah negeri seberang laut milik Perancis terletak di Samudra Pasifik bagian selatan. Juga dinamai Kanaki yang dari nama penduduk asli kepulauan itu. Negara kepulauan ini telah dikuasai Perancis selain Polinesia Perancis. Status ini dikenakan sampai 1998. Namanya berasal dari bahasa Latin Skotlandia. Ibu kotanya ialah Noumea.
Daerah ini dihuni oleh sebagian suku Jawa. Dahulu orang Jawa di Kaledonia Baru menjadi kuli kontrak atau mencari kehidupan lebih baik di negeri asing. Perpindahan orang Jawa di Kaledonia juga sama dengan orang Jawa Suriname, namun kepindahan orang Jawa di Pasifik telah terhenti sejak 1949.
Jumlah penduduk Kaledonia Baru tercatat tanggal 1 September 2006, yaitu: 237.765 jiwa.
Orang Jawa di Kaledonia Baru tetap menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari, namun kini anak-anak mudanya sudah tak bisa berbahasa Jawa, hanya bisa berbahasa Perancis saja.
6. Indonesia

Sudah pasti bahasa jawa juga di gunakan di Indonesia. bahasa yang digunakan penduduk suku bangsa Jawa adalah bahasa jawa terutama di beberapa bagian Banten terutama kota Serang, kabupaten Serang, kota Cilegon dan kabupaten Tangerang, Jawa Barat khususnya kawasan Pantai utara terbentang dari pesisir utara Karawang, Subang, Indramayu, kota Cirebon dan kabupaten Cirebon, Yogyakarta, Jawa Tengah & Jawa Timur di Indonesia.
Enam Negara Memakai Bahasa Jawa
Sumber: http://hajingfai.blogspot.comSelasa, 01 Oktober 2013
PADAMU NEGERI
gampang-prawoto.blogspot.com
http://padamu.siap.web.id/
|
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN |
http://padamu.siap.web.id/
Puisi untuk Gus Dur Diluncurkan
Launching buku itu dihadiri ratusan penyair dan sastrawan dari berbagai kota, seperti Semarang, Solo, Cirebon, Sragen, Cirebon, dan Kalimantan. Nampak hadir pula di tengah ratusan sastrawan itu, antara lain Thomas Budi Santoso, Sosiawan Leak, Jumari HS, Lukni Maulana, Asyari Muhammad, Aziz Wisanggeni, Kidung Purnama, dan Puji Pistol. Peluncuran antologi puisi ini semakin lengkap dengan kehadiran putri bungsu Gus Dur, Inayah Wahid.
Aris Junaedi, Ketua Dewan Kesenian Kudus (DKK) yang merupakan ajudan Gus Dur mengutarakan, banyak penyair dari berbagai kota yang datang dalam peluncuran, utamanya mereka yang karya (puisi)-nya tercantum dalam antologi.
''Keluarga Gus Dur sangat mengapresiasi terbitnya antologi puisi buat Gus Dur ini. Pihak keluarga bahkan mendukung jika ada penerbitan buku puisi Gus Dur kedua,'' ujarnya saat memberikan sambutan peluncuran buku yang diterbitkan kerja sama DKK dan Forum Sastra Surakarta.
Inayah Wahid yang datang mewakili pihak keluarga besar Gus Dur mengutarakan, pihak keluarga memang sangat mengapresiasi terbitnya buku antologi puisi Gus Dur ini. ''Sebelum diterbitkan, mas Aris sudah berkomunikasi dulu dengan pihak keluarga,'' katanya
Kenapa ibundanya Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid tidak ikut hadir dalam launching buku ini, menurut dia karena konsentrasi terhadap gerakan yang berbeda. ''Ibu dan kakak-kakak saya gerakannya di bidang lain. Untuk seni, sastra, dan budaya, saya. Sejak awal, mas Aris ngajaknya saya, kebetulan saya (kuliahnya) dulu di sastra Indonesia,'' ungkapnya. (H61-32,88) suaramerdeka.com
L
e n t e r a
Kagem
: Gus Dur
saat
kertas
masih kosong
kau
gambari macan dan singa
lalu
tertulis tentang bulu-bulu mereka
yang
belang karena kerakusan warna
pelatuk
“melaksanaken” perintah beo
untuk
membredelnya
ketika
lokomotif
kereta tua
kau
jalankan, penumpang tak berkarcis
turut
serta pada gerbong kelas utama
“akulah
penggeraknya” sambil menepuk
pundak
laki-laki tua berkacamata
dan
seorang permpuan seusianya
untuk
mengangkat tangan bersama
sama
ia
mentari
yang biasa menyapa pagimu
merampas
siang, saat siluet menghantar sore
membangunkan
malam pada sebuah tahta
untuk
menukar mahkota dengan daun nangka
“maaf,
gerhana” katanya
karena
perputaran matahari saat menyinari bumi
harus
tercatat pada sebuah penanggalan
yang
berbeda warna
sungai
sungai
kering karena kemarau
taklagi
taat pada secangkir musim
yang
haus akan tetes dahaga kekuasaan
kau
adalah
tambang “menjilma“ naga
merangkul
dunia, mendekap, melingkarinya
menimba
sedalam bilik-bilik hati
menyirami titik-titik
“jagad” retak
walau
tanpa kitab dan ayat yang sama
karena
kita adalah sesama
sayub
kau masuki nadi dari pintu pori
pori
yang suci, dalam hati bercengkerama
tentang
rasa yang berimigrasi dari benua
ke
benua, lirih terucap dari daun bibirmu
“aku
kehilanganmu”
karena
“aku
meninggalkanmu”
“ku
titipkan peradaban bumi kepadamu,
karena bumi sudah kuikat dengan seutas tali”
Langganan:
Postingan (Atom)






























































